Translate

Tuesday, 24 January 2017

Wolf


Serigala Kutub,
Si Putih yang Beda
Si putih yang keren ini bersaudara dengan serigala abu-abu. Namun, ia berbeda dengan saudaranya itu. Apa saja, ya, perbedaannya?

Hidup di Kutub Utara
            Sesuai namanya, serigala kutub atau Canis lupus arctos, hidup di wilayah Kutub Utara, yaitu di Greenland dan Amerika Utara. Di kutub Utara, serigala kutub sulit membuat sarang karena permukaan tanahnya yang membeku. Karena itu, serigala kutub tinggal di bukit-bukit batu dan di dalam gua.
Si Putih yang Berbeda
            Serigala kutub sebenarnya masih satu keluarga dengan serigala abu-abu. Namun, ia memiliki beberapa perbedaan dengan serigala abu-abu. Bulunya putih, tubuh dan telinganya lebih kecil, dan hidungnya lebih pendek. Meskipun fisiknya berbeda, cara hidupnya tetap sama dengan serigala-serigala jenis lain.
Aman dari Manusia
            Serigala kutub hidup di wilayah-wilayah yang terpencil. Hal itu ternyata menguntungkan mereka. Karena hidup di wilayah terpencil, mereka jarang bertemu manusia, sehingga mereka tidak diburu. Dan karena tidak diburu, mereka pun tidak terancam punah. Aman, selamat!
Tidak Takut Manusia
            Nah, karena tidak diburu manusia, serigala kutub tidak takut pada manusia. Ketika melihat manusia datang, mereka tidak lari. Mereka tetap berdiri dan menatap manusia itu. Bahkan, mereka mendekat dan bisa diajak berteman dengan manusia. Perilakunya ini berbeda dengan serigala-serigala jenis lain yang takut pada manusia karena sering diburu.
Serigala kutub memangsa terwelu kutub, rusa, dan musk ox. Namun, sejak perubahan iklim terjadi, hewan-hewan mangsanya itu sulit bertahan hidup. Akibatnya, serigala kutub kekurangan makanan. Mungkinkah akhirnya ia pun terancam punah?
Sumber: Majalah Bobo,Tahun XLIV, 12 Januari 2017

 gambar:https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhoXVgHZztWbXtSchG4rOzpoyietYWYTZv2ZYCyk5hVAOXby1VwoigTsR03YMKiVsTuOyRe0ngGzUNJ8pqfV3sbSSuLvLLCFqmNe0DIe2GzlWIpjrDBaQIwoRQn_5SzaruRyv4uRvV1tUg/s1600/Werner-Freund-Dengan-Serigala_8.jpg

Wednesday, 1 June 2016

Burung berwajah Serius

SHOEBILL
BURUNG BERWAJAH SERIUS
Biasanya, burung suka terbang. Namun, burung yang satu ini berbeda. Ia suka berada di rawa-rawa.
Shoebill, Burung, Big Bird, Bulu, Bill, Hewan

BURUNG KUAT BERWAJAH SERIUS
            Kalau dilihat sekilas, burung Shoebill ini mirip bangau. Bedanya, coba dilihat saja! Wajah burung Shoebill tampak lebih serius.
            Burung Shoebill memiliki paruh yang besar, panjangnya sekitar 24 cm dan lebar 20 cm. nah, pada bagian ujung paruhnya, terdapat kail yang digunakan untuk menangkap mangsa.
            Leher dan kaki burung Shoebill sangat kuat. Berat tubuhnya saja bisa mencapai 6,8 kg dan tinggi badannya 122 cm. sayap burung Shoebill juga lebar dan kakinya tidak berselaput.

SENANG MENYENDIRI
    Di alam bebas, burung Shoebill dapat bertahan hidup selama 35 tahun. Burung Shoebill termasuk burung yang senang menyendiri.
            Setiap bertelur, burung Shoebill betina menghasilkan 1-3 telur. Telurnya akan menetas setelah 30 hari.
            Awalnya, bulu burung Shoebill berwarna cokelat. Lama-lama akan berubah menjadi abu-abu kebiruan.

TINGGAL DI RAWA
            Burung Shoebill berasal dari beberapa wilayah di Afrika, seperti Sudan, Zambia, Rwanda, dan Uganda. Ia suka tinggal di daerah basah seperti rawa-rawa.
            Makanan burung Shoebill ternya sama dengan burung pelican, bangau, dan Hamerkops. Itu sebabnya ia suka tinggal di rawa-rawa.
Di tempat itu, ia dapat dengan mudah menagkap berbagai jenis ikan, seperti ikan lungfish, ikan tilapia, dan ikan bichir. Selain itu, ia juga suka memakan reptil kecil, seperti ular air, kodok, kadal, dan bahkan bayi buaya.

Sayangnya, burung Shoebill atau Balaeniceps rex termasuk hewan yang hampir punah. Habitatnya sudah banyak yang rusak dan ia sering menjadi hewan buruan. Kasihan, ya!


Sumber : Bobo,7 Januari 2016
picture by https://pixabay.com/id/shoebill-burung-big-bird-bulu-bill-1376111/

Tuesday, 17 May 2016

HARIMAU JAWA

Auman Harimau bisa terdengar dari jarak 3 Kilometer. Baca Juga di http://
bit.ly/HarimauJawa
Sumber: Majalah Bobo 12 Mei 2016
https://pixabay.com/id/harimau-menggeram-close-up-kepala-165039/

Saturday, 14 May 2016

PAUS

·     Dalam tahun pertama hidupnya, bayi paus biru tumbuh 91 kg per hari. Sebesar apakah paus biru? Ada di http://bit.ly/PausBiru
Sumber: Majalah Bobo, no.30 th.XLIII, 29 Oktober 2015

Monday, 9 May 2016

Lemur Hitam

·         

Lemur Hitam adalah satu-satunya primata yang punya mata berwarna biru. Namun Lemur bermata biru ini terancam punah! http://bit.ly/LemurBiru
Sumber: Majalah Bobo, no.29 th.XLIII, 22 Oktober 2015
gambar: https://pixabay.com/id/lemur-pukang-lemur-catta-primata-3205/

Saturday, 7 May 2016

Ocelot

Ocelot,
Macan Tutul Kerdil
OCELOT ini mirip kucing-kucing biasa dipelihara dirumah. Hmm, tetapi hati-hati, ia termasuk binatang buas, lo!
                Macan Tutul
                Nama latinya Leopardus pardalis. Ocelot ini berasal dari Amerika Selatan, Utara, dan Tengah.
Banyak yang menyebut ocelot sebagai macan tutul kerdil. Disbanding macan tutul, badan ocelot memang lebih kecil. Namun, disbanding kucing rumah, ocelot lebih besar. Berat ocelot kira-kira 15 kg, sementara macan tutul bisa mencapai 130 kg.
Motif tutul diabdannya sedikit berbeda dengan jenis macan tutul lainnya. Tutulnya berupa lingkaran-lingkaran gelap yang mengelilingi bintik kecoklatan di tengah. Ada bulu putih di sekitar mata, dan dua pipi.
Jago Renang
Nah, ini bedanya ocelot dengan kucing rumahan. Ocelot ini jago renang, lo. Mereka pandai memanjat pohon untuk mencari makanan. O iya, makanan kesukaannya adalah kadal, tikus, kelinci, ikan katak, bahkan rusa. Ocelot biasa mencari makan di malam hari. Karena itulah ia punya penglihatan dan pendengaran yang tajam. Ssst, berhubung jago renang, ocelot juga suka mencari makan di air. Hebat, ya!
Agar mudah mendapat makanan, ocelot suka tinggal di hutan dengan pepohonan yang lebat. Namun ada juga ocelot yang tinggal dekat perumahan, bahkan menjadi hewan peliharaan. Padahal, ocelot ini termasuk kucing yang buas, lo.
Sayang, hewan bertutul cantik ini nyaris punah. Bahkan sudah termasuk dalam binatang yang harus dilindungi. Rupanya motif tutulnya yang khas dan cantik, membuat ocelot banyak diburu orang. Waa, kasihan, ya!

Sumber: Bobo no. 30, th.XLIII, 29 Oktober 2015
Gambar:https://pixabay.com/id/ocelot-kucing-hewan-liar-1200175/ 

Monday, 2 May 2016

Flamingo

Flamingo,
Burung Cantik
Berkaki Panjang
Burung yang cantik ini, gemar mengangkat satu kakinya. Kenapa, ya?
          

         Flamingo yang punya nama latin Phoenicopteridae ini, senang hidup di daerah basah, seperti rawa-rawa dan danau.
Kata ‘Flamingo’ berasal dari bahasa Spanyol, Flamenco artinya burung yang berwarna terang. Kalau dalam bahasa latin dikenal dengan sebutan flamma yang artinya api.
Ada enam jenis Flamingo di dunia. Yaitu Rosy atau Carribean Flamingo, Greater Flamingo, Chilean Flamingo, Andean Flamingo, Lesser Flamingo, dan James Flamingo. Nah, yang paling besar adalah Greater Flamingo. Tingginya mencapai 1,5 meter dan beratnya 3,5 kg.
Flamingo betina akan bertelur 1 kali dalam setahun. Bayi Flamingo yang baru lahir, bulunya berwarna putih keabu-abuan. Ketika umurnya 3 tahun, warna bulunya menjadi merah muda, Oranye atau merah. Semakin terang warna bulunya, semakin tua umur Flamingo.
Flamingo dapat hidup sekitar 20-30 tahun di alam bebas. Tetapi, flamingo yang tinggal di penangkaran dapat bertahan hidup lebih dari 50 tahun.
Pada leher flamingo terdapat 19 tulang. Paruh flamingo berbentuk seperti sekop yang berfungsi untuk mencari makanan dalam lumpur. Udang dan ganggang adalah makanan yang biasa dimakan flamingo. Makanan itu mengandung beta jariten, yang membuat warna bulu flamingo merah muda.
Flamingo senang berdiri dengan satu kaki. Itu artinya, flamingo sedang bersantai. Terkadang, saat tidur pun, kaki flamingo suka diangkat. Ia merasa nyaman berdiri dangan satu kaki karena dapat menjaga kehangatan tubuh mereka.
Flamingo suka hidup berkelompok. Jangan heran ya, kalau melihat mereka senang bergerombol, bahkan saat mereka terbang. O iya, kecepatan terbang flamingo bisa mencapai 56 km/jam.
Sayang, flamingo cantik ini terancam kehilangan habitatnya karena lingkungan yang tercemar.
Sumber: Bobo no.49, th. XLIII, terbit 10 Maret 2016
Dokumentasi: Pribadi